Saat itu, Nabi Ibrahim melakukan protes keras terhadap Azar, ayahnya dan kaumnya yang menyembah berhala. Allah mengaruniakan petunjuk kepada Ibrahim, sehingga ia bertanya kepada ayahnya Azar yang sedang berkumpul bersama kaumnya. Mengapa mereka membuat patung-patung yang tak berdaya untuk disembah.
Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal)." (QS. Al-Baqarah: 165). Syirik dalam ketaatan.
Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram 64. Katakanlah -wahai Rasul- kepada orang-orang musyrikin yang terus menggodamu agar menyembah berhala-berhala mereka, “Apakah kalian -wahai orang-orang bodoh tentang Rabb kalian- memerintahkanku agar menyembah selain Allah?
Dia menegur Raja Ahab yang menyembah berhala dan memperingatkan raja dan rakyatnya bahwa Allah akan menghukum mereka dengan tidak menurunkan hujan selama tiga tahun jika mereka tetap menyembah berhala. Di hadapan bangsa Israel, Nabi Elia membuktikan kepalsuan dewa Baal dan membuktikan kemuliaan dan keperkasaan Allah. Di atas gunung Karmel, Nabi
Dalam usianya yang ke-150 tahun, tentu banyak perubahan yang terjadi dalam pekerjaan misi yang dilakukan HKBP. Kehidupan masyarakat yang semakin majemuk seperti saat ini, juga ikut mempengaruhi perubahan misi HKBP. Kemajemukan masyarakat memunculkan beberapa peristiwa yang menyangkut SARA yaitu adanya larangan beribadah, pembakaran gereja, 9 9
Gambar/ patung itu tidak disembah, namun hanya dimaksudkan sebagai alat bantu untuk mengarahkan hati dan pikiran kepada Tuhan. Maka sikap hormat di hadapan patung/ gambar Tuhan Yesus, Bunda Maria atau para kudus lainnya bukan merupakan penyembahan berhala, sebab yang dihormati bukan patung itu sendiri melainkan pribadi yang dilambangkannya.
Pada pembahasan ayat sebelumnya yaitu ayat 194, telah dijelaskan bahwa Allah mencela orang-orang yang menjadikan sesama manusia sebagai sesembahan. Sementara itu, ayat ke 195 ini mengecam dan mencela orang-orang yang menyembah makhluk-makhluk yang lebih lemah daripada manusia, misalnya patung batu atau patung kayu yang tak bernyawa.
Suatu ketika Nebukadnezar membuat patung emas yang tingginya enam puluh hasta (27 meter) dan lebarnya enam hasta (2,7 meter). Ia kemudian memberikan perintah agar semua orang, baik rakyat maupun seluruh pejabat yang ada di Babel untuk menyembah patung berhala itu. Orang yang melanggar perintah tersebut akan dibakar dalam dapur perapian.
fohb.